Tips menyelesaikan pekerjaan Bendahara Pengeluaran APBN

Setelah 6 tahun lebih menjadi Bendahara Pengeluaran APBN, ada beberapa pelajaran yang bisa saya catat supaya kedepannya saya bisa menyelesaikan pekerjaan Bendahara Pengeluaran secara lebih maksimal.

Tantangan menjadi Bendahara Pengeluaran ditiap kantor itu berbeda-beda :

  • Ada yang murni hanya mengerjakan pekerjaan Bendahara Pengeluaran;
  • Ada yang merangkap-rangkap, contohnya saya sendiri setiap tahun selalu menghadapi tantangan yg berbeda-beda. Saya pernah menjadi Bendahara Pengeluaran merangkap : (PPABP / Sebagian pekerjaan PPK / Sebagian Pekerjaan PPSPM / Sebagian pekerjaan KPA / Operator SAIBA / Operator SIMAK-BMN / Operator RKAKL / dsb)

Berikut beberapa catatan saya (Ditulis secara garis besar dulu, nanti kedepannya ditambahkan info-info yg lebih detail) :


#1. Luangkan Waktu untuk baca & update peraturan yang berkaitan dengan pekerjaan Bendahara Pengeluaran APBN

Jika Jam Kerja adalah jam 07:30 s.d. 17:00 ….maka setidaknya 15 menit pertama (07:30 s.d. 07:45) dipakai untuk update peraturan.

Khusus untuk pegawai yg baru diangkat jadi Bendahara Pengeluaran, sebaiknya bulan-bulan pertama…waktu untuk baca-baca peraturan diperbanyak karena ini pondasi kerjaan kita, suatu saat nanti Pihak Auditor (BPK, Itjen dkk) pada dasarnya akan mengecek apakah kita sudah melakukan pekerjaan sesuai peraturan yang berlaku atau belum.

Web yang sering saya kunjungi untuk update peraturan adalah :  www.jdih.kemenkeu.go.id & www.djpbn.kemenkeu.go.id

Beberapa peraturan yg wajib dibaca :


#2. Buat beberapa Map untuk mengkategorikan beberapa pekerjaan pokok bendahara

Print Pasal 24 PMK-190 Tahun 2012 (“Bendahara Pengeluaran melaksanakan tugas kebendaharaan atas uang/surat berharga yang berada dalam pengelolaannya, yang meliputi : … “)

Print beberapa lembar

Berikan tanda (stabilo / garis bawah) pada kalimat yang akan kita jadikan suatu kategori

Contoh Pasal 24 ayat 2, menyebutkan bahwa salah satu tugas kebendaharaan adalah : “g. menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada Kepala KPPN selaku kuasa BUN.”

…kedepannya map tersebut akan berisi Arsip LPJ bendahara Pengeluaran, jika Map tersebut sudah mulai penuh, pindahkan isinya ke lemari Arsip / Box Plastik…sehingga arsip pekerjaan kita menjadi rapi

Lakukan hal yg sama untuk kategori pekerjaan bendahara yg lain (Pembukuan, perpajakan, rekening koran dsb)


#3. Jam 08:00 s.d. 15:00 Prioritaskan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan instansi lain / Kantor Lain, karena kantor lain gak buka 24 Jam

Juga prioritaskan dokumen yang memerlukan tandatangan pejabat pengelola keuangan yang lain dikantor kita (Contoh : tanda tangan Cek oleh KPA) karena KPA terdapat kemungkinan Dinas Luar mendadak.


#4. Sediakan 1 buku khusus sebagai catatan pengingat, karena efek samping jadi bendahara itu jadi pelupa (banyak yg harus dipikirkan)


#5. Jika harus merangkap kerjaan, selesaikan dulu pekerjaan yang membuat pekerjaan pokok Bendahara tidak bisa diselesaikan jika pekerjaan lain tersebut belum selesai (contoh : Pembuatan SPBy [Surat Perintah Bayar] yg seharusnya dikerjakan PPK/Staf Pengelola Keuangan)

Pada dasarnya ketika kita merangkap pekerjaan Anggota Tim Pengelola Keuangan yang lain (PPK, KPA, PPSPM, Staf Pengelola Keuangan, PPABP) kita juga harus mempelajari dulu Peraturan-Peraturan yang berlaku, contoh ketika kita disuruh merangkap Tugas PPK untuk menghitung tarif Perjalanan Dinas maka kita harus baca dulu PMK 113/2012

Sebenarnya lebih SIMPLE jika kita bisa tegas menolak merangkap kerjaan (& di PMK 190/2012 Pasal 22 ayat 5 menyebutkan bahwa : “Bendahara Pengeluaran tidak dapat dirangkap oleh KPA, PPK atau PPSPM”)  …namun kondisi dilapangan seringkali tidak sesederhana itu…

Sebagai gambaran Tugas & Wewenang masing-masing Anggota Tim Pengelola Keuangan bisa di cek : disini


#6. Gabung di Group bendahara Facebook & komunitas bendahara lainnya (Group WA, Group BBM dsb)

Jika belum ada…tinggal dibuat aja…Buat Group WA/BBM Bendahara se-Kanwil dsb untuk saling share solusi terkait pekerjaan Bendahara Pengeluaran.


#7. Jika Jam 17:00 (Jam Pulang) banyak kerjaan yang belum selesai, rekrut pegawai dari seksi lain untuk bantu-bantu….jika kantor kekurangan pegawai…rekrut Pramubakti.


#8. Setiap pagi, siapkan mental untuk “Di PING PONG” Kerjaan (Terutama untuk bendahara yang merangkap-rangkap kerjaan)

Karena disiang hari kemungkinan besar itu yang akan terjadi….kerjaan yang satu belum selesai sudah muncul kerjaan yang lain…


#9. Jika Pekerjaan sudah terlanjur berantakan (beberapa bulan terakhir atau 1 tahun terakhir…atau beberapa tahun terakhir)…

Salah satu patokan untuk mulai membenahinya adalah dengan menjadikan data pada Rekening Koran sebagai pondasi untuk merapikan kerjaan.


#10. Tulis daftar kerjaan yang sedang menjadi beban kita (untuk membantu memperjelas masalah)

Ketika kita hanya membayangkan sekian banyak masalah kerjaan di pikiran, yang saya rasakan hal tersebut terasa berat & rumit….ketika saya mulai menulis kerjaan-kerjaan tersebut disuatu kertas….mulai terasa ringan & saya jadi agak ada gambaran bagaimana cara menyelesaikannya.


#11. Di Jam Kerja…terus Bergerak…meskipun hanya nyobek-nyobek kertas yang gak kepake

Adakalanya kita stress, bingung mau mengerjakan yang mana dulu…yang mana akhirnya kita hanya diam…saran dari saya tetaplah bergerak….rasa malas & bergeraknya badan itu 2 hal yang beda…kita bisa saja merasa malas tapi badan kita bisa tetap bergerak melakukan hal-hal yg ringan seperti nyobek-nyobekin kertas-kertas yg gak kepake dimeja kerja kita 🙂


#12. Ikut Diklat Bendahara Pengeluaran

Jika ada kesempatan untuk ikut Diklat Bendahara Pengeluaran, usahakan ikut.

Jika tidak bisa ikut, pada dasarnya yang diajarkan saat Diklat itu adalah Peraturan-peraturan terbaru terkait pekerjaan Bendahara Pengeluaran…jadi sebenarnya bisa kita cari sendiri via Internet & dipelajari sendiri.


#13. Waspada saat mengambil Uang Brankas dari Bank

Salah satu resiko saat menjadi Bendahara Pengeluaran adalah adanya kemungkinan dirampok saat perjalanan pulang dari Bank…jadi tetaplah waspada saat melakukan pekerjaan tersebut.


#14. Luangkan sedikit waktu untuk update mengenai Tugas Pokok & Fungsi Kantor kita

Jadi Bendahara Pengeluaran itu Unik, kebanyakan dari kita tidak melayani masyarakat secara langsung….yang kita layani itu adalah pegawai disuatu kantor pemerintahan, rekanan yg nagih (CV/PT, PLN, PDAM, TELKOM, Tukang Service AC Kantor….), Pihak Auditor yg minta data, Berkutat dengan Kuitansi, pembukuan, antri di Bank,  antri di KPPN, pemungutan pajak, penyetoran pajak, pelaporan pajak dsb…supaya kita ada sedikit persiapan ketika kita berhasil berhenti jadi bendahara…luangkan sedikit waktu untuk update mengenai Tugas Pokok & Fungsi Kantor kita, bisa berupa hal-hal yg mudah seperti buka website Kementerian / Eselon I.


#15. Jika sudah sering pulang malam tapi kerjaan gak selesai-selesai

Berarti yang salah sistemnya, seharusnya pekerjaan itu selesai di jam kerja saja…..lembur sesekali gak masalah tapi kalau harus lembur tiap hari ya gak baik juga buat keluarga kita & gak baik buat bendahara yang akan menggantikan kita suatu saat nanti….lebih baik lihat poin nomor #7 (Rekrut pegawai dari seksi lain atau rekrut pramubakti)


#16. Jika Praktek Kerja sehari-hari tidak sesuai dengan Peraturan yang tertulis

Itu salah satu tantangannya, bagaimana caranya supaya kita lambat laun merubah praktek kerja sehari-hari yg tidak sesuai dengan peraturan  menjadi sesuai!


#17. Jika dikorbankan sendirian saat ada pemeriksaan Auditor?

Itu salah satu resikonya.


#18. Jika banyak pengeluaran Brankas yang belum bisa didapatkan langsung kuitansi resmi-nya

Daripada membuat tanda terima berupa kuitansi biasa yang 1 lembar hanya 1 tanda tangan  (*ada kemungkinan hilang/keselip salah satu)…lebih baik dibuat 1 format khusus Tanda Terima yang muat tanda tangan banyak & tanda terima tersebut disimpan di Brankas, jadi uang yang keluar dari brankas semuanya terpantau …contoh :

(Klik pada gambar untuk memperbesar)

Link Excel-nya : disini


#19. Mulai Kerja Jam 07:30 lalu pulang malam (jam 19:00-an)…atau…Mulai Kerja Jam 06:00 lalu pulang sore jam (17:00) ??

Jika memungkinkan…lebih efektif Mulai kerja jam 06:00 pagi lalu pulang sore…


#20.


#21.


#22.


Kesimpulan sementara, Jika diurutkan :

Sebelum menjadi bendahara, kita harus membaca dulu semua aturan yang terkait dengan Bendahara Pengeluaran APBN (PMK-190/2012, PMK 162/2013 dsb)…jika bisa Diklat…ikut Diklat dulu…sehingga kita tau cara menyelesaikan pekerjaan bendahara itu seperti apa….jika tidak ada yg ngasih peraturan-peraturan yg berkaitan dengan pekerjaan bendahara maka kita harus mencari dulu sendiri peraturan-peraturan tersebut…lalu kita baca-baca & pelajari

07:30-07:45 Update Peraturan….siapa tau ada aturan baru yg terbit…baca ulang peraturan yg pernah kita pelajari sebagai pengingat

07:45-07:50 Buka website Kementerian  atau website Eselon I (Jika Ada)

07:50 – 07:55 Siapkan mental untuk Di Pingpong kerjaan

07:55 – 08:00 Buat Daftar kerjaan yang akan dikerjakan hari itu…taruh di meja kerja / dekat monitor komputer

08:00 – 15:00

  • Prioritaskan kerjaan yg berhubungan dengan Instansi lain / pejabat pengelola keuangan yg lain
  • Jika sudah menyelesaikan suatu pekerjaan taruh di Map yang sudah kita buat sebelumnya (Poin #2)
  • Terus bergerak…meskipun terasa malas
  • ketika ada kerjaan mengambil uang dari Bank…harus Extra Waspada
  • Untuk beberapa hal yg belum bisa di catat di pembukuan resmi, catat di buku khusus yg telah kita sediakan sebelumnya…sebagai pengingat suatu saat nanti
  • Jika ada suatu kendala coba tanya ke CSO KPPN atau coba buka pertanyaan di Group Bendahara Facebook
  • Usahakan Jam 15:00 urusan dengan instansi lain udah selesai

15:00 – 17:00, lanjut kerja lagi…(yg tidak berhubungan dengan instansi lain)

17:00 Pulang!!, jika jam 17:00 belum bisa pulang…& itu sudah sering maka ajukan pegawai dari seksi lain untuk bantu-bantu atau rekrut pramubakti.


Apabila ada yang ingin menambahkan Tips lain, silahkan pada kolom komentar dibawah 🙂


Update…tambahan Tips dari Rekan-rekan Bendahara yg lain :

  • Fiqri : “Usahakan pemungutan Pajak ditanggal yang sama dengan Penyetorannya dan langsung dibuatkan bukti potong/bukti potong nya”
  • Prajuritkecil99 : “yang tak kalah penting adalah niat/kemauan dan disiplin.
    kadang begitu banyak to do list yang telah disusun tapi hanya sekedar penghias.
    kerjanya ditunda-tunda terus..
    pada saat injury time baru dikerjakan, eeh ternyata berantakan.. 😀”

23 Replies to “Tips menyelesaikan pekerjaan Bendahara Pengeluaran APBN”

  1. yang tak kalah penting adalah niat/kemauan dan disiplin.
    kadang begitu banyak to do list yang telah disusun tapi hanya sekedar penghias.
    kerjanya ditunda-tunda terus..
    pada saat injury time baru dikerjakan, eeh ternyata berantakan.. 😀

  2. Terima kasih mas Riva Putra tipsnya, sangat bermanfaat untuk sy yg baru ditunjuk sebagai bendahara..

  3. Mantap Tips Nya.. Tambahan Dikit mas, Sebisa mungkin cegah pengeluaran yg di luar dipa anggaran, dan menjadi bendahara harus bisa katakan “Tidak Bisa” jika atasan menyuruh mengeluarkan uang untuk kegiatan siluman. karena demi keamanan bersama.
    Bonus tips : Jangan lupa Jadwalkan Liburan bersama keluarga untuk melepas Penat bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*